Home » » Anak malas ?

Anak malas ?

Posted by Rismanto
Sehat pintar, Updated at: 4:14:00 PM

Posted by Rismanto on Monday, June 6, 2016


Anak yang malas , lesu,letih lelah itu bisa terindikasi bajwa anak tersebut kekurangan darah , atau anemia , anemia adalah keadaan di mana tubuh kekurangnan sel darah merah / hemoglobin dan ini menyebabkan penyebaran gizi tidak sempurna karena darah merah adalah pembawa zat gizi yang membuat kuat .

Jenis dan penyebab anemia pada anak :
Karena kehilangan darah yang berlebihan bisa di sebabkan karena kecelakaan , terkena pisau dan akibat luka-luka lainya , bisa juga di sebabkan karena penyakit-penyakit tertentu seperti maag , wasir,dan kangker , bisa juga di sebabkan karena konsumsi obat yang mengandung anti-inflamasi yang di gunakanya
Anemia karena kekurangan produksi sel darah merah
Jadi sel darah merah itu terus di produksi di dalam tubuh kita , dan produksi yang kurang maksimal bisa menyebabkan kurangnya pasokan sel darah merah ke tubuh dan menyebabkan anemia tersebut ,gangguanya antara lain :
Menderita anemia sel sabit : adalah bentuk sel darah merah yang menyerupai bulan sabit sehingga akibatnya murah memecah sebelum proses penyebaran gisi yang seharusnya terjadi , ini menyebabkan tidak sesuai rencana penyebaranya
Kekurangan zat besi : ini akibat kurang kosumsi makanan tertentu atau kena luka yang mengeluarkan darah terus sehingga menderita kekurangan darah
Kekurangan vitamin b12 yang menyebabkan ketidakmampuan lambung menghasilkan zat intrinsik yang membantu menyerap makanan.
3.anemia karena penghancuran sel darah merah yang berlebihan ( hemolisis)
Bisa karena keracunan , prosedur medis, infeksi, ataupun reaksi satu obat tertentu

Bagaimana Cara menangani anak yang terkena anemia ?
Untuk anemia yang perlu penanganan yang berbeda tentu harus butuh bantuan dokter dan para medis namun kalau anemia tersebut karena kekurangan nutrisi maka cukup orang tua saja yang menanganinya , tandanya apa? Ya anaknya malas , letih lesu dll seperti di atas .
Berikut makanan yang mengandung zat besi:
-daging merah(sapi dan produk olahan)
-sayuran ( bayam dan kangkung)
-seafood(udang dan tiram)
-hati sapi dan ayam kampung
-vitamin c / jeruk untuk membantu penyerapan zat besi

Share This Post :

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

 
Copyright © 2015 Sehat pintar. All Rights Reserved
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design