Home » » Anak balita anda bosan telur rebus padahal penting, ini caranya

Anak balita anda bosan telur rebus padahal penting, ini caranya

Posted by Rismanto
Sehat pintar, Updated at: 2:49:00 AM

Posted by Rismanto on Monday, May 30, 2016



protein hewani dan beberapa gizi yang penting bagi anak balita terkandung dalamsebutir telur rebus, sebuah kebutuhan pokok untuk pertumbuhannya..karen berbagai manfaat yang terdapat dalam telur yaitu ,

1.membuat cepet montok sebagai penambah susu ibu,
2.menambah berat badan anak
3.sebagai elemen pendukung pondasi protein dan mudah di serap untuk ukuran pencernaan si buah hati.
4.mencukupi kebutuhan gizi dengan mudah

setelah mengetahui beberapa manfaat instan tersebut maka satu butir telur setiap hari wajib kita berikan agar kebutuhan gizinya terpenuhi , namun anak juga manusia biasa yang mempunyai titik jenuh , bisa saya ambil contohnya pada anak saya sendiri , awanya memang makanan apa aja masuk seperti tidak dirasakan namun seiring berjalannya waktu dia mulai bosan ,saya berpikir untuk mengganti menu telurnya namun seandainya telur si goreng maka lidah dan pencernaan si anak bisa terganggu dan menyebabkan seperti sariawan , kalau sudah begini pada beberapa anak yang kurang fit akan menyebabkan demam dan panas tinggi , dan disini saya menyimpulkan bahwa telur harus tetap di rebus sampai tanpa sengaja saya menemukan ide saat istri saya masak beningan daun katu .. saya teringat kemaren malam membuat mie dengan telur , nah kedua cara itu saya gabungkan , jadi saat istri saya masak beningan maka telur saya masukkan dengan cara di ceplok seperti mau bikin mie telor tapi jangan terlalu di uber sebelum menggumpal agar nanti saat di ciduk tidak remuk . nah setelah menyimpulkan ,bukankah ini juga termasuk telur rebus hanya saja rasanya sudah menyatu dengan sayur katu jadi lebih enak dan si anak akan menyukainya karena bumbunya bisa di variasi lagi yang penting tidak memakai penyedap ,dengan cara ini maka kebutuhn gizi telur untuk anak terpenuhi ,bisa untuk variasi menu dan yang jelas tetap aman bagi pencernaan anak , sebgai perbandingan saja anak saya usianya 12 bulan dan sukses dengan cara ini tetap mengkonsumsi telur tapi si anak menyukainya , kita sebagai orang tua memang harus selalu kreatif

Share This Post :

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

 
Copyright © 2015 Sehat pintar. All Rights Reserved
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design