Home » » Perlu atau tidak bayi di beri empeng?

Perlu atau tidak bayi di beri empeng?

Posted by Yoanlogic
Sehat pintar, Updated at: 9:35:00 PM

Posted by Yoanlogic on Wednesday, April 27, 2016


Empeng adalah dot kecil yang gagangnya terbuat dari plastik dan dotnya terbuat dari bahan karet.Empeng berbeda dengan dot pada botol susu karena pada empeng tidak untuk mengalirkan susu,tetapi hanya untuk “mainan” si kecil.
Secara teori psikologi memang bayi tidak membutuhkan empeng selama kebutuhan susu tercukupi,tapi pada
beberapa kasus ada bayi yang pengen terus menghisap meski sudah kenyang dan ini mengakibatkan gumoh ato memuntahkan susu yang sudah di minum karena keadaan memang sudah kenyang.Pada kasus seperti ini salah satu solusinya adalah memang di beri empeng.Di satu sisi bisa terus menghisap disisi lain perutnya tidak terlalu kenyang.
Empeng juga bisa menjadi solusi bayi yang suka menghisap jarinya sendiri,menghisap jari yang berlebihan akan berakibat pada pertumbuhan jarinya itu sendiri bahkan akan menjadi beda dengan jari yang lainnya , dengan empeng ini menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pada fase ini.
Namun ternyaya empeng juga mengandung resiko,resiko apa yang di timbulkan? Berikut ini akan saya tuliskan baik dan buruknya menggunakan empeng bagi si bayi:
1.mengulum empeng kadang bisa menjadi berlebihan ini akan berpengaruh pada selera bayi , bayi bisa kehilangan selera menyusu pada ibunya dan tentu saja ini akan mempengaruhi masuknya nutrisi yang di butuhkan , nutrisi pada bayi adalah hal yang utama dan tidak bisa di tawar,kalau bayi kehilangan selera menyusu maka akan kekurangan nutrisi, kalau bayi kekurangan bayi akan terkena kekurangan gizi atau gizi buruk , ini adalah kemungkinan terburuk jadi jangan pobia juga dengan empeng.
2.dampak negatif yang kedua bisa juga di bilang penting yaitu tentang penampilan bayi,empeng bisa mempengaruhi pertumbuhan gigi menjadi terhambat dan gigi bayi tumbuh maju ke depan , ini juga hal yang kurang baik bukan ?
3.kegiatan bayi mengempeng akan menjadi hal yang mengasikkan dan terlalu asik tanpa adanya stimulasi dari orang tua untuk mengajak bayi berinteraksi,berkomunikasi juga bisa membuat si bayi sulit untuk menjalin hubungan dengan orang lain dengan lingkungan sekitar dan hal ini tentu saja berpengaruh pada perkembanganya.

Share This Post :

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

 
Copyright © 2015 Sehat pintar. All Rights Reserved
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design